BRMP Sulteng Ikuti Sosialisasi e-Banper dan HOK Program Kakao-Kopi
Palu, 21 Juli 2026. BRMP Sulawesi Tengah mengikuti Sosialisasi Aplikasi e-Banper dan Biaya Operasional Pekebun (HOK) Komoditas Kakao dan Kopi yang diselenggarakan di Aula Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pelaksana program terhadap mekanisme penyaluran bantuan pemerintah sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung pengembangan kawasan perkebunan kakao dan kopi.
Sosialisasi diikuti oleh perwakilan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, serta perangkat daerah yang membidangi urusan perkebunan dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Muh. Neng, ST., MM. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk mewujudkan tata kelola bantuan pemerintah yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Direktorat Perbenihan memaparkan materi mengenai aplikasi e-Banper, meliputi mekanisme pengusulan, proses verifikasi, penyaluran bantuan pemerintah, hingga administrasi dan pelaporan berbasis aplikasi.
Selanjutnya, perwakilan Direktorat Tanaman Semusim dan Tahunan menyampaikan materi mengenai Biaya Operasional Pekebun (HOK), yang mencakup ketentuan penggunaan anggaran, mekanisme pelaksanaan kegiatan, serta tata cara pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan secara aktif dan memanfaatkan sesi diskusi untuk membahas berbagai tantangan teknis dalam pelaksanaan program di lapangan. Diskusi tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta meningkatkan pemahaman terhadap implementasi aplikasi e-Banper dan pengelolaan HOK agar pelaksanaan program lebih efektif, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Keikutsertaan BRMP Sulawesi Tengah dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung tata kelola program perkebunan yang semakin modern dan berbasis digital. Melalui optimalisasi pemanfaatan aplikasi e-Banper serta pengelolaan Biaya Operasional Pekebun (HOK) yang tertib dan akuntabel, diharapkan pelaksanaan program pengembangan komoditas kakao dan kopi di Sulawesi Tengah dapat berjalan lebih efektif, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekebun, serta memperkuat pembangunan perkebunan yang berkelanjutan.
Penulis : Afdal Bakri Tambuwun
Editor : Hamka Biolan